Selvi Gibran Kunjungi Sentra Wastra di Tuan Kentang Palembang, Dorong Regenerasi dan Inovasi Budaya Lokal
Sumber: Dokumentasi Humas Prov. Sumatera Selatan.
Palembang, 2 Agustus 2025 – Dalam rangka kunjungan kerja hari keduanya di Palembang, Sumatera Selatan, Ketua Umum Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) sekaligus Pembina Solidaritas Perempuan untuk Indonesia Kabinet Merah Putih (Seruni KMP), Ibu Selvi Gibran Rakabuming, menyambangi sejumlah sentra produksi kain tradisional khas Sumsel di Kampung Tuan Kentang, kawasan yang terletak di tepi Sungai Ogan, Palembang.
Adapun titik-titik yang menjadi fokus kunjungan antara lain Griya Kain Tuan Kentang, Sentra Tenun Tajung H. Udin, serta Galeri Jumputan Bang Syaiful. Kunjungan ini merupakan bentuk dukungan konkret terhadap visi Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan industri kreatif berbasis budaya sebagai salah satu strategi utama menuju Indonesia Emas 2045.
Dalam setiap kunjungan, Ibu Selvi tak hanya berdialog dengan para perajin, tetapi juga turut menyaksikan secara langsung proses produksi wastra lokal seperti tenun tajung, songket, dan jumputan. Ia bahkan turut serta dalam proses menjumput, menciptakan suasana hangat dan inspiratif bersama para pelaku industri kreatif, terutama generasi muda yang tengah mengikuti pelatihan.
Generasi Muda Jadi Penggerak Pelestarian Budaya
Fokus utama dalam kegiatan ini adalah pelibatan generasi muda sebagai agen pelestari sekaligus inovator warisan budaya. Ibu Selvi menegaskan pentingnya regenerasi dalam menjaga keberlanjutan wastra sebagai identitas budaya sekaligus potensi ekonomi daerah.
“Melibatkan anak muda bukan hanya soal pewarisan tradisi, tapi juga tentang membuka ruang inovasi agar produk lokal tetap relevan di era modern,” ungkapnya dalam perbincangan bersama perajin muda.
Salah satu momen menarik terjadi saat Rania Sabita Khalilah, siswi kelas 9 dari SMP Negeri 13 Palembang, berkesempatan menjahit pola jumputan bersama Ibu Selvi. Dalam keterangannya, Rania mengaku mendapat pesan berharga.
“Ibu Selvi bilang jangan tinggalkan budaya lokal. Kita harus terus melestarikan dan semangat belajar,” ujar Rania penuh semangat.
Rania juga menyebut bahwa di sekolahnya, penggunaan kain jumputan telah menjadi bagian dari pembelajaran dalam Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), termasuk kebijakan memakai seragam bermotif jumputan setiap hari Rabu sebagai bentuk apresiasi budaya lokal.
“Motifnya macam-macam, ada yang bentuknya seperti terong, ada juga yang menyerupai daun,” tambahnya.
Rania pun menyampaikan rasa bangga atas perhatian yang diberikan oleh Ibu Selvi.
“Terima kasih sudah datang dan melihat budaya kami. Semoga ini membuat kami lebih semangat melestarikannya,” ucap Rania haru.
Pelestarian Budaya Jadi Investasi Masa Depan
Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah strategis Dekranas dalam memperkuat ekosistem kerajinan daerah yang berdaya saing tinggi. Pelestarian wastra tidak lagi dipandang sebagai kegiatan simbolis, melainkan sebagai bentuk investasi jangka panjang yang mampu membangun karakter bangsa sekaligus membuka peluang ekonomi kreatif.
Turut hadir mendampingi Ibu Selvi dalam kegiatan ini antara lain:
- Ketua Harian Dekranas, Ibu Tri Tito Karnavian
- Ketua Dekranasda Sumatera Selatan, Ibu Feby Herman Deru
- Ketua Dekranasda Kota Palembang, Ibu Dewi Ratu Dewa
- Ketua TP PKK Kec. Jakabaring, Ibu Lisa Rachmat
- Lurah Tuan Kentang, Ibu Shanty Manora
- Serta jajaran pengurus Dekranas Pusat dan Seruni KMP
Melalui kunjungan ini, diharapkan industri wastra tradisional di Sumatera Selatan, seperti songket, tajung, dan jumputan, mampu berkembang secara berkelanjutan tanpa kehilangan nilai-nilai filosofis dan historisnya. Dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan generasi muda, warisan budaya Indonesia diyakini bisa terus hidup dan beradaptasi dalam perkembangan zaman.

Tidak ada komentar untuk "Selvi Gibran Kunjungi Sentra Wastra di Tuan Kentang Palembang, Dorong Regenerasi dan Inovasi Budaya Lokal"
Posting Komentar